Banyuwangi – pedot.pro || Perum BULOG Kantor Cabang Banyuwangi bersama Pemerintah Kabupaten Banyuwangi terus memperkuat sinergi dalam menjaga ketahanan pangan daerah melalui penyaluran Program Bantuan Pangan alokasi Februari–Maret 2026. Program yang menyasar masyarakat kurang mampu tersebut menjadi salah satu langkah strategis pemerintah dalam membantu memenuhi kebutuhan pokok sekaligus menjaga daya beli masyarakat di tengah dinamika harga kebutuhan pangan.
Berdasarkan data yang telah ditetapkan pemerintah, program bantuan pangan kali ini menyasar 211.782 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di Kabupaten Banyuwangi yang telah terdaftar dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS). Bantuan diberikan sebagai bentuk perlindungan sosial untuk memastikan masyarakat tetap dapat memenuhi kebutuhan pangan dasar secara layak.
Dalam penyalurannya, setiap KPM menerima bantuan berupa 20 kilogram beras dan 4 liter minyak goreng Minyakita untuk alokasi dua bulan. Dengan demikian, setiap keluarga memperoleh hak bantuan setara 10 kilogram beras dan 2 liter minyak goreng per bulan, yang diharapkan mampu membantu mengurangi beban pengeluaran rumah tangga, khususnya bagi kelompok masyarakat rentan.
Pemimpin Cabang Perum BULOG Banyuwangi, Dwiana Puspitasari, menegaskan bahwa BULOG berkomitmen penuh menjaga kualitas pangan yang disalurkan kepada masyarakat. Menurutnya, kualitas beras yang didistribusikan menjadi perhatian utama agar bantuan yang diberikan benar-benar bermanfaat dan memenuhi standar konsumsi yang baik.
“Perum BULOG Kancab Banyuwangi terus berupaya menghadirkan pangan berkualitas bagi masyarakat. Kami memastikan beras yang disalurkan dalam program bantuan pangan ini memenuhi standar kualitas sehingga dapat memberikan manfaat optimal bagi para penerima,” ujarnya.
Sebagai bentuk pengawasan dan menjamin transparansi pelaksanaan program, Pemerintah Kabupaten Banyuwangi melalui dinas terkait melakukan monitoring langsung di lapangan. Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Banyuwangi, Ir. Danang Hartanto, S.T., bersama Perum BULOG Kancab Banyuwangi dan sejumlah instansi terkait turun langsung meninjau proses penyaluran bantuan di beberapa wilayah, di antaranya Desa Bareng, Kecamatan Kabat, serta Desa Parijatah Kulon, Kecamatan Srono.
Hasil pemantauan menunjukkan bahwa komoditas yang disalurkan kepada masyarakat berada dalam kondisi baik dan memenuhi standar kelayakan konsumsi.
“Berdasarkan hasil monitoring bersama sejumlah instansi terkait, beras yang disalurkan terbukti memenuhi standar kelayakan konsumsi, baik dari segi aroma, rasa maupun warna. Kualitas bantuan, baik beras maupun minyak goreng, dalam kondisi baik, layak konsumsi, serta terkemas dengan rapi,” jelas Danang Hartanto.
Penyaluran bantuan di berbagai titik distribusi berlangsung tertib, aman, dan lancar. Antusiasme masyarakat yang tinggi diimbangi dengan kedisiplinan para penerima manfaat sehingga proses distribusi dapat berjalan sesuai jadwal yang telah ditetapkan.
Pemerintah desa di sejumlah wilayah penerima bantuan turut memberikan apresiasi atas terlaksananya program tersebut. Mereka menilai bantuan pangan dari pemerintah melalui BULOG sangat membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari, terutama di tengah kondisi ekonomi yang masih menghadapi berbagai tantangan.
Program Bantuan Pangan ini tidak hanya berfungsi sebagai bentuk perlindungan sosial bagi masyarakat kurang mampu, tetapi juga menjadi instrumen pemerintah dalam menjaga stabilitas pangan nasional, mengendalikan gejolak harga kebutuhan pokok, serta memperkuat ketahanan pangan daerah. Dengan sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan Perum BULOG, diharapkan program ini dapat terus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat serta mendukung terciptanya kesejahteraan yang lebih merata.
Reporter: Rio






