Beranda / Berita / Agus Flores Ketua Umum Fast Respon Nusantara Counter Polri Bersama Anggota Bertemu Kakorlantas Polri Irjen Pol Agus Suryonugroho, Perkuat Sinergitas dan Komitmen Pelayanan Masyarakat

Agus Flores Ketua Umum Fast Respon Nusantara Counter Polri Bersama Anggota Bertemu Kakorlantas Polri Irjen Pol Agus Suryonugroho, Perkuat Sinergitas dan Komitmen Pelayanan Masyarakat

Jakarta – pedot.pro || Jum`at (12/6), Ketua Umum Fast Respon Nusantara Counter Polri, Agus Flores, bersama jajaran pengurus dan anggota Fast Respon Nusantara Counter Polri melaksanakan pertemuan dengan Agus Suryonugroho selaku Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri. Pertemuan yang berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan tersebut menjadi momentum penting dalam memperkuat sinergitas antara organisasi masyarakat, media, dan institusi Kepolisian Republik Indonesia.

Kegiatan yang dilanjutkan dengan makan bersama itu tidak sekadar menjadi ajang silaturahmi, namun juga wadah untuk membangun komunikasi yang lebih erat dalam mendukung berbagai program Polri, khususnya di bidang keselamatan berlalu lintas, pelayanan publik, serta penguatan kemitraan strategis antara kepolisian dan masyarakat.

Dalam suasana yang penuh keakraban, berbagai persoalan terkait keamanan, ketertiban masyarakat, edukasi keselamatan berlalu lintas, serta peran media dan organisasi masyarakat dalam mendukung program-program Polri menjadi topik pembahasan. Pertemuan tersebut menunjukkan bahwa kolaborasi antara Polri dan elemen masyarakat merupakan faktor penting dalam menciptakan stabilitas keamanan nasional dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Agus Flores menyampaikan bahwa Fast Respon Nusantara Counter Polri selama ini berkomitmen menjadi mitra strategis Polri dalam menyampaikan informasi yang edukatif, membangun kesadaran hukum masyarakat, serta mendukung berbagai program pemerintah dan kepolisian yang bertujuan menciptakan keamanan dan ketertiban di tengah masyarakat.

Menurutnya, komunikasi yang baik antara masyarakat dan institusi kepolisian merupakan salah satu kunci keberhasilan dalam mewujudkan situasi kamtibmas yang aman, damai, dan kondusif. Oleh karena itu, pertemuan dengan Kakorlantas Polri menjadi langkah positif untuk memperkuat hubungan kemitraan yang telah terjalin selama ini.

Sementara itu, Kakorlantas Polri menegaskan bahwa keberhasilan pelaksanaan tugas kepolisian, khususnya dalam bidang lalu lintas dan keselamatan jalan, membutuhkan dukungan dari seluruh komponen bangsa. Partisipasi masyarakat, media, organisasi sosial, dan komunitas memiliki peran strategis dalam membantu Polri mewujudkan budaya tertib berlalu lintas dan meningkatkan kesadaran hukum masyarakat.

Pertemuan tersebut juga menjadi implementasi nyata dari semangat Polri Presisi (Prediktif, Responsibilitas, dan Transparansi Berkeadilan) yang saat ini menjadi landasan utama dalam reformasi pelayanan kepolisian. Melalui sinergi yang kuat, Polri dan masyarakat dapat bersama-sama membangun sistem pelayanan publik yang lebih profesional, transparan, humanis, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat luas.

Secara yuridis, kemitraan antara Polri dan masyarakat memiliki dasar hukum yang kuat sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2002 tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia. Pasal 13 mengatur bahwa tugas pokok Polri meliputi memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat, menegakkan hukum, serta memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat. Selanjutnya Pasal 14 menegaskan peran Polri dalam membina masyarakat guna meningkatkan partisipasi publik, kesadaran hukum, dan kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan.

Selain itu, semangat kemitraan tersebut juga sejalan dengan konsep community policing atau pemolisian masyarakat yang menempatkan masyarakat sebagai mitra aktif dalam menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan. Dengan adanya komunikasi yang terbuka dan berkelanjutan, berbagai persoalan sosial dapat diselesaikan secara lebih cepat, tepat, dan efektif.

Kegiatan makan bersama yang berlangsung dalam suasana sederhana namun penuh makna tersebut menjadi simbol kuat bahwa hubungan antara Polri dan masyarakat tidak hanya dibangun melalui tugas formal semata, tetapi juga melalui pendekatan humanis yang mengedepankan kebersamaan, persaudaraan, dan rasa saling menghormati.

Melalui pertemuan ini, Agus Flores bersama seluruh jajaran Fast Respon Nusantara Counter Polri berharap sinergitas yang telah terbangun dapat terus ditingkatkan demi mendukung program-program Polri, memperkuat kesadaran hukum masyarakat, meningkatkan keselamatan berlalu lintas, serta mewujudkan Indonesia yang aman, tertib, damai, dan berkeadilan sesuai dengan cita-cita bangsa dan amanat konstitusi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *