Surabaya – pedot.pro || Pemerintah Kota Surabaya kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui program Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) yang dilaksanakan oleh Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman serta Pertanahan (DPRKPP). Program ini menjadi salah satu bentuk nyata kehadiran pemerintah dalam memenuhi hak dasar warga negara untuk memperoleh tempat tinggal yang layak, aman, sehat, dan manusiawi.
Kegiatan penyerahan sekaligus sosialisasi program Rutilahu tersebut berlangsung di Kelurahan Kedung Cowek, Kecamatan Bulak, Kota Surabaya. Acara dihadiri oleh unsur pemerintah kecamatan dan kelurahan, aparat keamanan, tokoh masyarakat, lembaga kemasyarakatan, serta awak media yang turut berperan sebagai mitra strategis dalam menyampaikan informasi pembangunan kepada masyarakat.
Program Rutilahu yang dijalankan Pemerintah Kota Surabaya memiliki landasan kuat dalam peraturan perundang-undangan. Sebagaimana diamanatkan dalam Pasal 28H Ayat (1) UUD 1945, setiap warga negara berhak hidup sejahtera lahir dan batin, bertempat tinggal, serta memperoleh lingkungan hidup yang baik dan sehat. Selain itu, Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2011 tentang Perumahan dan Kawasan Permukiman menegaskan bahwa negara berkewajiban menjamin tersedianya rumah yang layak huni dan terjangkau bagi masyarakat, khususnya kelompok berpenghasilan rendah.
Pada kesempatan tersebut, tiga warga Kelurahan Kedung Cowek ditetapkan sebagai penerima manfaat program Rutilahu, yaitu:
1. Mahmuda, warga Jalan Kedung Cowek IV RT 02 RW 01.
2. Mardiyah, warga Jalan Cumpat I RT 01 RW 02.
3. Bambang Sidik Permana, warga Jalan Cumpat Gang III RT 01 RW 02.
Bantuan yang diberikan diharapkan mampu meningkatkan kualitas hunian sekaligus memberikan rasa aman dan nyaman bagi keluarga penerima manfaat. Program ini juga menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam menekan angka kawasan kumuh serta mewujudkan lingkungan permukiman yang sehat dan berkelanjutan.
Salah satu penerima bantuan, Mahmuda, mengungkapkan rasa syukur dan terima kasih atas perhatian yang diberikan Pemerintah Kota Surabaya kepada masyarakat kurang mampu.
> “Terima kasih kepada Pemkot Surabaya yang telah peduli kepada warga kurang mampu. Bantuan ini sangat bermanfaat bagi keluarga kami. Semoga Pemkot Surabaya terus berkomitmen memberikan pelayanan terbaik untuk masyarakat,” ujarnya penuh haru.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Camat Bulak Hudaya, Lurah Kedung Cowek Frans Setyadi Twee Dyanto Putro, S.E., Ketua RW 01 H. Pitono, Ketua RW 02 Jamilan, Ketua RT 01 RW 02 Rosidah, Ketua RT 02 RW 01 Bu Mut, Bhabinkamtibmas Aiptu Puji S., Babinsa Soerya, Ketua LPMK Kelurahan Kedung Cowek Samiadi, staf kecamatan, staf kelurahan, serta sejumlah awak media.
Dalam sambutannya, Camat Bulak Hudaya menegaskan bahwa program Rutilahu merupakan salah satu program prioritas Pemerintah Kota Surabaya yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Ia berharap bantuan yang telah diberikan dapat dijaga dan dimanfaatkan dengan baik oleh para penerima.
> “Program ini merupakan bentuk perhatian Pemerintah Kota Surabaya kepada masyarakat. Saya berharap rumah yang sudah diperbaiki ini dijaga, dirawat, dan dimanfaatkan sebaik mungkin untuk kenyamanan serta kesejahteraan keluarga,” ujar Hudaya.
Sementara itu, Lurah Kedung Cowek Frans Setyadi Twee Dyanto Putro, S.E., menegaskan bahwa keberhasilan program Rutilahu tidak dapat dipisahkan dari sinergitas seluruh elemen masyarakat. Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah, perangkat wilayah, aparat keamanan, lembaga kemasyarakatan, serta media massa menjadi faktor penting dalam memastikan program pembangunan berjalan efektif dan tepat sasaran.
> “Program Rutilahu ini merupakan wujud nyata kepedulian pemerintah dalam menghadirkan hunian yang layak bagi masyarakat. Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung, mulai dari DPRKPP Kota Surabaya, unsur RT/RW, LPMK, Babinsa, Bhabinkamtibmas, serta awak media. Kehadiran media sebagai mitra kolaborasi sangat penting untuk menyampaikan informasi pembangunan kepada masyarakat secara transparan, sekaligus menjadi jembatan komunikasi antara pemerintah dan warga demi mewujudkan Kelurahan Kedung Cowek yang semakin maju dan sejahtera,” ungkap Frans.
Program Rutilahu juga sejalan dengan semangat pembangunan berkelanjutan yang mengedepankan peningkatan kualitas hidup masyarakat melalui penyediaan hunian yang layak. Selain memperbaiki kondisi fisik bangunan, program ini turut memberikan dampak sosial dan ekonomi bagi warga, karena rumah yang sehat dan aman akan mendukung produktivitas serta kualitas kehidupan keluarga.
Melalui program tersebut, Pemerintah Kota Surabaya berharap dapat terus memperluas jangkauan bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan. Dengan dukungan seluruh pemangku kepentingan dan partisipasi aktif masyarakat, program Rutilahu diharapkan mampu menciptakan lingkungan permukiman yang lebih sehat, aman, nyaman, dan bermartabat, sekaligus memperkuat upaya mewujudkan kesejahteraan sosial bagi seluruh warga Kota Surabaya.
(LIMBAD86)






