Banyuwangi – pedot.pro || Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, resmi melantik Suyanto Waspo Tondo Wicaksono sebagai Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Banyuwangi. Pelantikan berlangsung di Pendopo Sabha Swagata Banyuwangi, Selasa (2/6/2026).
Suyanto yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Banyuwangi menggantikan Guntur Priambodo yang memasuki masa purna tugas per 1 Juni 2026.
Dalam sambutannya, Bupati Ipuk menegaskan bahwa posisi Sekda merupakan jabatan strategis dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah. Sekda tidak hanya bertanggung jawab terhadap administrasi pemerintahan, tetapi juga berperan sebagai motor penggerak birokrasi dan penghubung antara visi kepala daerah dengan pelaksanaan program di lapangan.
“Sekda harus mampu memastikan seluruh perangkat daerah bergerak dalam satu arah untuk mendukung agenda pembangunan daerah, provinsi, serta Asta Cita Presiden melalui birokrasi yang solid, profesional, dan kolaboratif,” ujar Ipuk.
Ia juga meminta Sekda yang baru untuk menjadi orkestrator birokrasi yang mampu menyatukan langkah seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) serta mempercepat penyelesaian berbagai persoalan masyarakat.
“Semua itu harus dilakukan dengan memperkuat kolaborasi serta menghadirkan tata kelola pemerintahan yang adaptif, inovatif, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat,” tambahnya.
Ipuk menjelaskan bahwa proses pemilihan Sekda dilakukan secara profesional melalui manajemen talenta dan penilaian kompetensi jabatan. Dari empat kandidat yang mengikuti proses seleksi, Suyanto memperoleh nilai tertinggi.
“Pemilihan ini bukan berdasarkan suka atau tidak suka, melainkan berdasarkan manajemen talenta dan kinerja,” tegas Ipuk.
Suyanto sendiri telah mengabdi sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) selama kurang lebih 25 tahun. Kariernya dimulai pada tahun 2001 sebagai Kepala Seksi Pemerintahan, kemudian terus berkembang dengan berbagai jabatan strategis, di antaranya Camat Songgon, Kabag Pemerintahan, Kepala Dinas Pendapatan, Kepala Bappeda, Asisten Administrasi Pembangunan, hingga kembali menjabat Kepala Bappeda sebelum dipercaya menjadi Sekda Banyuwangi.
Usai dilantik, pria yang akrab disapa Yayan itu menyatakan kesiapannya menjalankan amanah yang diberikan. Ia berkomitmen untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang transparan, akuntabel, dan sesuai ketentuan peraturan yang berlaku.
“Koordinasi yang selama ini sudah berjalan baik akan terus kami tingkatkan. Prioritas kami adalah memastikan roda pemerintahan berjalan sesuai aturan normatif serta meningkatkan kualitas pelayanan publik kepada masyarakat,” kata Yayan.
Sementara itu, Ilzam Nuzuli menjelaskan bahwa pelantikan Sekda Banyuwangi telah memenuhi seluruh ketentuan administrasi. Proses pengangkatan dilakukan berdasarkan rekomendasi promosi Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) Sekda Kabupaten Banyuwangi melalui manajemen talenta sesuai surat persetujuan dari Badan Kepegawaian Negara (BKN) tertanggal 25 Mei 2026, serta Surat Gubernur Jawa Timur tertanggal 29 Mei 2026.
“Atas dasar rekomendasi tersebut, Bupati Banyuwangi menetapkan dan melantik Pak Yayan sebagai Sekretaris Daerah Kabupaten Banyuwangi,” pungkas Ilzam. (red)






